Labels

Jumat, 05 Oktober 2012

Apakah Tujuan Perlu Dituliskan?

Apakah Tujuan Perlu Dituliskan? - Buku berjudul 'Look Who's the Loser Here' karya Steve McDermott (baca review pengantarnya disini). Sampai pada chapter 7 buku ini, saya menemukan tulisan unik yang saya pikir menarik untuk diangkat sebagai bahan posting kali ini. Chapter tersebut memberikan gambaran mengenai hasil sebuah studi yang dilakukan terhadap para lulusan Universitas Harvard sekitar tahun 1950-an yang diteliti mulai dari tahun kelulusan sampai dengan 30 tahun setelahnya.


Bagian paling menarik dari kesimpulan studi
Anda tentu bisa lihat jika dalam beberapa posting terakhir di blog ini, saya selalu membahas tentang pentingnya menulis dan menulis.. Dan studi ini pun dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh kekuatan tulisan terhadap keberhasilan pencapaian sebuah tujuan. Penelitian ini dilakukan terhadap para lulusan Universitas Harvard sekitar tahun 1950-an yang disurvey mengenai berapa orang dari lulusan-lulusan tersebut yang sudah mempunyai tujuan jelas setelah menyelesaikan kuliahnya di kampus tersebut. Jawaban yang muncul adalah bahwa semuanya memang memiliki tujuan masing-masing pasca kelulusan mereka. Pertanyaan berikutnya adalah 'berapa orang dari mereka yang menuangkan tujuannya tersebut dalam bentuk tulisan? jawabannya ternyata hanya 3% saja. Sisanya, 97% tidak menuangkannya dalam bentuk tulisan, alias hanya memikirkannya saja dalam pikiran (otak) mereka. Jika Anda misalkan menjadi bagian dari mereka, mudah-mudahan berada dalam kelompok yang 3% tersebut...

Studi ini kemudian mengamati perkembangan karir para lulusan tahun 50-an tersebut selama 30 tahun berikutnya. Ternyata 3% lulusan yang sempat menuliskan tujuan hidupnya bisa mendapatkan karir jauh lebih baik dan penghasilan yang jauh lebih besar dibanding dengan 97% lulusan yang tidak menuliskan tujuannya! Terlepas dari apakah kesimpulan ini hanya merupakan kebetulan belaka, saya tidak tahu.. sumpah! Jika Anda penasaran dengan publikasi jurnalnya secara lengkap silahkan googling saja sendiri.. heheee..

Tapi terlepas dari bagaimanapun kesimpulan studi diatas, setidaknya ada hikmah yang bisa dipetik untuk menjadi bahan renungan kita bersama. Salah satunya kita menjadi yakin bahwa sebuah tujuan yang hanya disimpan dalam pikiran (otak) dan tidak dituangkan dalam bentuk tulisan, maka hanya akan menjadi mimpi dan angan-angan semata, bahkan sewaktu-waktu bisa menguap. Akan sangat sulit untuk mewujudkan tujuan tersebut!

Kesimpulan dari tulisan saya ini adalah, marilah untuk mulai membiasakan diri menuliskan tujuan-tujuan kita. Tuliskanlah tentang tujuan hidup Anda kedepan, tentang rencana karir Anda berikutnya, atau tentang target yang hendak Anda capai dalam beberapa waktu kedepan. Karena dengan hanya dengan menuliskannyalah, maka tujuan itu akan tergambar secara lebih jelas, lebih terarah, lebih realistis, lebih terukur secara periode dan yang paling penting terukur secara langkah perlangkah (step-by-step) yang harus Anda ambil untuk mencapainya.

Jadi, tunggu apa lagi? Jika saat ini Anda masih ragu untuk menuliskannya dalam buku harian atau blog Anda, cobalah untuk menuliskannya secara sederhana melalui beberapa baris kalimat dalam kolom komentar dalam tulisan ini. Dan marilah kita berdiskusi untuk berbagi pikiran disini.....

Sumber : http://www.alamathur.com/2010/08/apakah-tujuan-itu-perlu-dituliskan.html

0 komentar

Posting Komentar